Phantasmagoria : When Reality turns into a Fantasy.

Oktober 1, 2009

Ngangkring…

Diarsipkan di bawah: Koar koar bergembira — Tag: — Pulung Septyoko @ 5:34 pm

Ngangkring… a V+ing, Ngangkr + ing…
I just don’t know what it means :|
*balik makan di angkringan…*

Shu Phu
- Yang lagi rada stress… -

September 23, 2009

No Fear Tribe on Fallacious Okolnir

Diarsipkan di bawah: Koar koar bergembira — Tag:, , , , — Pulung Septyoko @ 2:52 am

Tadi malem sehabis WOE, iseng ikut anak-anak NFT bikin Brynhild.
[Klik gambar untuk memperbesar :3]

Persiapannya…

Brynhild - Preparation

Brynhild - Preparation

3 High Priests, 3 Champions, 1 Professor, 2 Snipers, 3 High Wizards, 1 Paladin, 2 Clowns, 2 Biochemists. Total 17 Orang, 1 orang lebih banyak dari batas minimum Okolnir (16 Orang), Lumayanlah…
(lagi…)

Agustus 25, 2009

Keyboard baru euy…

Diarsipkan di bawah: Koar koar bergembira — Tag: — Pulung Septyoko @ 7:00 pm

Keyboard baru euy…

Iseng, saya tulis sebuah status di account FaceBook saya :
“The only one I would married to is she who could steer me to the right path…”“Satu-satunya orang yang akan menikah dengan saya adalah wanita yang dapat menuntun saya ke jalan yang benar…”
Ada satu response yang menarik. “And she said that too, and what would you say?” – “Dan dia mengatakan hal yang sama, lalu apa yang akan kau katakan?” Dan jawaban saya “Tentu saja Simbiosis Mutualisme, kita berdua saling mengingatkan demi kebaikan kita bersama…”

Sebetulnya saya sudah sering mengatakan hal ini ke beberapa forum, mencoba memancing tanggapan-tanggapan yang menarik. Suatu ketika di saat teman saya akan menikah dan saat itu entah bagaimana alur pembicaraannya, saya ditanya kenapa saya sampai sekarang belum punya calon, saya katakan hal yang sama di saat itu…

Aku : Ane cuma mau nikah sama cewe yang bisa ngajak gw bener…
Bunga (Nama disamarkan) : Yah, masa kamu cowo harus dituntun cewe si?
Aku : Bukan gitu maksudku, kalau emang akhirnya ane nikah sama cewe yang bener-bener cinta mati sama ane, terus semua yang ane lakuin dia amin-i begitu saja, yang repot ya gw lah…
Kumbang (Bukan nama sebenarnya) : Wah, kaya pendukung bunda M itu, pokoknya hidup M, dan yang lain pasti salah…
Aku : Nah iya kan, kalau itu runyem namanya, bukan pendukung itu, penjerumus namanya…
Kumbang : Nah, itu makannya besok kalau aku salah, kamu ingetin ya yang…
Bunga : Iya-iya, tapi kamu juga harus mau dengerin, ntar diingetin marah lagi…
Aku : Yang penting kan saling mengingatkan, bukan karena cowo yang jadi kepala rumah tangga terus yang cewe cuma bisa ngikut aja…
Bunga : Betul itu, yang jelas aku nggak mau kalau besok kamu main paksa aja…
Kumbang : Iya… Pokoknya yang lembut-lembut aja deh…
Bunga : Terus kamu Shu, kalau nggak ada cewe yang bisa begitu ke kamu gimana?
Aku : Gampang aja, bikin aja satu, toh cewe banyak kok…
Kumbang : Maksudnya dipengaruhi sedemikian rupa biar bisa berfikir seperti itu?
Aku : Yup.
Kumbang : Enak kali ya jadi kau itu, bisa ngomong gitu seenaknya.
Aku : Lah, hidup emang enak kok, ngapain di bikin susah, yang rada susah kan emang nyari yang pondasinya pas…
Bunga : Aku punya temen banyak, mau ku kenalin?
Aku : Nggak usah, kamu kenalin aku aja sama siapa gitu yang punya gedung buat di sewa buat nikahan kalian… *mengembalikan ke topik utama sebelum dicomblangin lagi*

ShuPhu
Yang ditanyain terus udah punya pacar apa belum sama ibu…

Agustus 24, 2009

Zen Z200

Diarsipkan di bawah: Koar koar bergembira — Pulung Septyoko @ 7:14 pm

Akhirnya setelah hampir 1 bulan saya nggak pake keyboard kalau make PC di rumah, tadi siang mampir ke Jogjatronik…

PowerLogic Zen Z200 | IDR235.000

PowerLogic Zen Z200 | IDR235.000


Lumayan enak buat ngetik, ada pelapis anti debunya, cuma posisi keynya rada beda sama keyboard yang lama, jadi harus menyesuaakan diri dulu…

Shu
- Yang punya keyboard putih baru…

Agustus 22, 2009

“Alay”

Diarsipkan di bawah: Koar koar bergembira — Tag:, — Pulung Septyoko @ 2:11 pm

Beberapa waktu yang lalu, seorang teman saya bertanya pada saya…

Temen : “Shu, kau kan katanya studi tentang cyber community, tahu donk masalah “alay”, dan aku juga tahu kamu paling eneg baca tulisan yang gede kecil hiperbola nggak pada tempatnya, sok “nginggris” .
Aku : “ho oh, terus?”
Temen : “Kalau kamu emang studi, harusnya juga baca donk apa isi dari tulisan-tulisan para “alay” itu, tersiksa ya, kasihan kamu…”
Aku : “Nggak kok, aku nggak baca…”
Temen : “Lah, terus? Gimana mau tahu isinya kalau kamu ga baca.”
Aku : “Lah, emang ada isi dari tulisan para alay itu?”
Temen : “Ya iyalah, itu kan mereka nulis meluapkan apa yang ada di pikiran mereka, harus kamu hargai kan?”
Aku : “Yah… kalau emang otak mereka kepake buat mikir bikin tulisan yang hurufnya aja susah dibaca, aku yakin di saat yang sama mereka nggak mikir tentang apa yang mereka tulis…”
Temen : “he?”
Aku : “Ya intinya aku anggap tulisan mereka asal tulis aja ga make mikir. Jadi kurasa nggak ada gunanya juga dibaca.”
Temen : “Oh…”
Aku : *ngeloyor pergi sebelum beliau sempet mikir yang enggak-enggak*

No hard feeling buat para “alay”, cuma ingin mengeluarkan uneg-uneg aja…

Shu,
Yang gatel pengen delete sesuatu, tapi ga tega…

Tulisan yang Lebih Tua »

Blog pada WordPress.com.